Translate

Tampilkan postingan dengan label Usia Dini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Usia Dini. Tampilkan semua postingan
''Pa, Puasa itu makan bareng bareng yaa''
itu yang di ucapkan Alifach anak saya waktu puasa tahun lalu, karna setiap berbuka dan sahur, kami sekeluarga membiasakan melakukannya bersama sama, dan anak ku saat itu berumur 3 tahun, selalu saya ajak untuk mengikuti setiap kegiatan yang saya lakukan di bulan ramadhan,

Lucu pikir saya, dari kata kata anak saya itulah timbul keinginan untuk mengajak anak saya itu berpuasa. menurut saya sih agar nanti jika pada waktunya nanti, anak saya sudah mengerti puasa yang sesungguhnya....

Memang sih, mengajarkan sesuatu yang belum biasa dilakukan, akan terasa lebih sulit, tapi harapan saya besar kemungkinan akan terbiasa,....
berikut cara saya mengajak anak saya untuk latihan berpuasa

1. Persiapan Mental

 Beri tahukan terlebih dahulu, apa puasa itu, seperti apa hukumnya, apa pahalanya, tentu dengan bahasa yang gampang di mengerti oleh anak anak yaaa,,,, atau bisa juga dengan cara menceritakan kisah kisah sahabat nabi atau Nabi Muhammad yang taat berpuasa.

2. Mengajarkan Niat

Beritahukan bahwa Ibadah itu harus dengan niat yang benaaar, niat dalam hati kalau kita akan berpuasa sebulan penuh di bulan ramadhan, bukan karna apa apa. tapi karna mengharap ridlo dari Alloh SWT. atau bisa juga dengan mengajarkan lafal niat puasa.

3. Libatkan anak dalam kegiatan rutin bulan Ramadhan

Ajak anak anda dalam setiap kegiatan anda di bulan Ramadhan, seperti Sahur, Berbuka, Tadarus Al qur'an, Tarawih, dan kegiatan lainnya, sehingga anak akan merasa akrab dengan kegiatan ibadah bulan Ramadhan. dan itu juga akan menanamkan rasa rindu untuk bertemu lagi dengan bulan Ramadhan berikutnya.

4. Ajarkan Secara Bertahap

Pertama tama, ajarkan anak berpuasa semampu dia menahan lapar, jangan memaksakan, Kita bisa mengajak anak berpuasa hingga batas kemampuan nya menahan rasa laparnya, umpama jika sampai jam 10 sudah tidak kuat, biarkan mereka makan, tidak apa, karna ini tahapan belajar, setelah itu suruh menyambung puasanya hingga waktu berbuka yang sebenarnya. tingkatkan setiap satu jam untuk tiap harinya, dan apabila mampu menahan, coba alihkan rasa lapar anak dengan kegiatan yang menyenangkan bagi anak, seperti membaca cerita, bermain, atau membantu ibu menyiapkan hidangan berbuka puasa.
 

5. Beri Semangat

Banyak cara untuk memberikan semangat agar anak kuat melaksanakan puasa, seperti menyiapkan menu favorit anak untuk berbuka puasa, menjanjikan hadiah sepesial jika sampai satu bulan penuh,   jangan menjanjikan makanan atau mengatakan ntentang makanan kepada anak saat berpuasa, karna itu akan menggugah selera makan mereka,. beri semangat dengan ucapan juga bisa di lakukan, seperti '' harus kuat sayang, waktu berbukanya tinggal sebentar lagi'' itu akan menghibur anak untuk sejenak.

6. SABARRRR SABARRRRR

Sabar, Ikhlas, dan Telaten dalam mengajarkan ilmu akan memberikan suatu hasil yang maksimal, jangan marahi anak ketika dia benar benar tidak tahan, terus beri semangat dan dorongan, kesabaran kita akan mengajarkan bahwa berpuasa itu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi mereka,,,,,,,



Itu tadi cara saya dalam mengajarkan Puasa kepada anak saya, semoga apa yang saya ajarkan itu bisa berhasil kepada buah hati anda, atau anda punya cara lain, tuliskan pengalaman anda di kolom komentar, agar kita bisa saling bertukar pikiran, 

selamat mencoba, semoga berkah Amiiin
Baca >>
 
Anak, adalah suatu harta yang sangat berharga yang tak bisa di nilai dengan materi, anak adalah tumpuan harapan bagi orang tuanya, bahkan menjadi harapan yang besar bagi bangsa, negara, dan agama. Apa jadinya jika sebuah keluarga tidak memiliki seorang anak pun, maka keluarga tersebut akan musnah di terpa oleh waktu, jadi bisa di katakan bahwa anak adalah penerus perjuangan orang tuanya.

Lalu apa jadinya jika Penerus bangsa, Penerus Keluarga, mempunyai moral yang buruk, ? Mempunyai Akhlak yang tidak baik, ? Jawabannya ada pada diri kita masing masing.

Oleh karena itu Pendidikan Moral, Agama, Akhlak dan Budi Pekerti sangatlah penting untuk bekal bagi para penerus bangsa tersebut, selain ilmu Intelektual. dan pada saat usia dini lah semua ilmu itu mulai di ajarkan, karna pada usia dini, adalah masa keemasan otak manusia, masa dimana otak dan karakter manusia di bentuk seperti sebuah pribahasa, " Belajar Di Waktu Kecil, Bagai Mengukir di Atas Batu, Belajar Sesudah Sewasa, bagai mengukir di Atas Air"


Dari Mana Pendidikan Moral Itu di Mulai???

Pendidikan moral dan akhlak ini di mulai dari lingkungan terdekatnya, Siapa? 
Keluarga, ya keluarga adalah pendidik awal terbaik, karna keluargalah yang paling dekat dengan anak.dan di dalam keluargalah nilai nilai dasar di tanamkan, dan itu merupakan tanggung jawab yang besar bagi keluarganya. Menjadi seperti apakah anak itu nanti, tergantung dari bagaimana keuarganya menanamkan nilai nilai dasar tersebut.

Bagaimana caranya menanamkan nilai moral kepada anak? 

Cara yang paling ampuh untuk menanamkan moral, akhlak, dan budi pekerti adalah dengan cara menjaga sikap dan perkataan kita sebagai keluarganya ketika berada di hadapan sang anak, karena anak belajar dari apa yang mereka lihat. anak anak cenderung menirukan apa yang di lihatnya. 

Setelah Keluarga sebagai pembentuk karakter awal, ada yang namanya Lingkungan, lingkungan adalah tempat belajar anak yang ke dua setelah keluarga, anak anak menyerap pengetahuan dari apa yang di lihat dari lingkungan mereka, Jagalah pergaulan anak anak kita agar tidak terkontaminasi dengan zat zat yang tidak baik untuk kesehatan moral anak. 

Lingkungan sekolah juga mempunyai peran penting bagi pendidikan moral anak,, mempunyai peran penting dalam pembentukan karakter anak, dan itu adalah tanggung jawab Guru dan orang orang lingkungan sekolah.

Namun tempat meletakkan Batu Pondasi Awal pembentukan karakter anak adalah keluarga, jadi sebelum kita melepas buah hati kita untuk terbang mengarungi angkasa dan berbaur dengan lingkungannya. kita harus menanamkan pendidikan moral, agama, akhlak, dan budi pekerti sejak kecil. sehingga ketika anak anak harus berpetualang dengan lingkungannya, mereka mempunyai karakter yang telah kita tanamkan di lingkungan keluarga.

Jadi itulah pentingnya PENANAMAN MORAL SEJAK USIA DINI bagi anak anak kita

Terima Kasih

Baca Juga  CARA AGAR ANAK SEMANGAT BELAJAR
Baca >>