Translate

Tampilkan postingan dengan label Orang Tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang Tua. Tampilkan semua postingan
Tidak sedikit orang tua yang mengeluh tentang buah hatinya yang sangat enggan, bahkan cenderung malas untuk belajar, dan kita sebagai orang tua tentu khawatir dengan tertinggalnya anak dalam pelajaran nya, bahkan kita tidak mau anak kita menjadi bodoh,


Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan oleh kita sebagai orang tua untuk memotivasi agar anak kita sangat gemar untuk belajar, dan berikut ini adalah cara yang biasa saya terapkan kepada anak.

1. Menemani Anak Belajar

Tentu suatu hal yang sangat menyenangkan jika mengerjakan sesuatu ditemani orang yang sangat kita sayangi, begitu pula anak kita, akan sangat merasa senang jika waktu belajarnya di temani oleh ibu atau ayahnya, Tanyakan kepada anak apa yang kira kira kurang di fahami, tuntunlah ia agar menanyakan hal yang tidak di mengerti, Kita juga bisa bermain Peran sebagai guru dan murid, Kita menjadi guru dan anak kita sebagai muridnya, atau sebaliknya, anak kita sebagai guru dan kita berperan sebagai murid. Mewarnai gambar bersama sama anak, membimbing anak mengerjakan PR, dapat memberikan semangat dan dorongan kepada anak kita untuk selalu belajar. 
 

 2. Jangan Menyuruh Anak Untuk Belajar

Kalimat perintah adalah suatu hal yang sangat tidak menyenangkan,apalagi jika di ucapkan dengan nada yang tinggi, jangan memerintah anak untuk belajar, tapi AJAK LAH ANAK UNTUK BELAJAR, karna mengajak lebih enak di telinga, kita bisa ucapkan, "Belajar Yuk" atau bisa dengan pertanyaan, "Enaknya kita belajar apa yaa?" otomatis anak kita akan merasa kalau belajar adalah sesuatu yang sangat menyenangkan sekali.

3. Tanyakan Hal Tentang Sekolahnya
"Tadi di sekolah belajar apa nak?". "Gurunya yang Ngajar adek tadi siapa?". "Teman kamu sukanya belajar apa?" dan masih banyak lagi pertanyaan yang merujuk anak untuk menceritakan hal hal yang terjadi di sekolah. ini kesempatan kita untuk mengajak anak mengulas kembali pelajaran yang telah di ajarkan guru di sekolah, dan mengingatkan kepada anak untuk menyiapkan pelajaran yang akan di ajarkan esok hari.
 
4.  Sisipkan Permainan dalam Belajar

Anak akan cepat bosan dalam waktu yang tidak lama, sekitar 10 atau 15 menit, rasa bosan itu akan muncul dalam diri anak, untuk mengatasi rasa bosan tersebut, kita bisa mengajak anak untuk bermain yang masih berhubungan dengan tema pelajaran yang sedang di ajarkan, Misalkan anak sedang belajar membaca, kita bisa menyisipkan permainan Jari ABC dengan menyebutkan nama hewan atau Buah buahan. lalu kita lanjutkan lagi belajarnya.

5. Berikan Penghargaan terhadap Trestasi Anak 

Jika orang dewasa bekerja untuk mendapatkan pernghargaan berupa gaji, hal ini merupakan motivasi yang baik untuk siapa saja, itupula yang terjadi dengan anak-anak. Tidak ada salahnya memberikan reward atau penghargaan terhadap setiap prestasi yang telah didapatkan oleh anak, dengan demikian anak akan merasa terpacu untuk melakukan hal yang lebih baik dan lebih baik lagi. Penghargaan yang diberikan tidak harus berupa hadiah atau barang-barang yang diinginkan anak. Sebuah pujian juga akan membuat anak merasa dihargai. Untuk itu, berikan pujian setiap kali anak berhasil melakukan sesuatu dengan baik.


 
Nah Itu tadi CARA AGAR ANAK SEMANGAT BELAJAR Semangat anak dalam belajar tentu akan berpengaruh terhadap hasil dan prestasi yang dicapainya.
semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
Baca >>
 
Kali ini saya akan berbagi resep untuk semua, Tapi bukan Resep makanan,

Postingan kali ini akan membahas tentang Resep Agar Anak Suka Makan.

Banyak Orang tua yang sering mengeluh ketika membujuk sang buah hati untuk makan, Apalagi anak anak usia antara 1 sampai 5 Tahun, karna pada saat Usia Balita ini, anak anak selalu Aktif dan Bergerak serta bermain, dan sudah pasti ini akan mempengaruhi nafsu makan sang buah hati. Jika anak kurang makan, itu berarti tubuh kurang asupan nutrisi yang di kandung oleh makanan, dan ini mengakibatkan daya tahan tubuh anak menjadi lemah, sehingga penyakit sangat mudah menyerang tubuh sang buah hati.

Tidak jarang pula gara gara anak tidak mau makan, orang tua menjadi frustasi dan bahayanya menjadi malas untuk merayu anak untuk makan. itu karna kurang sabarnya orang tua, 
nah mungkin dengan tips yang akan saya bagikan kali ini, anak bisa menikmati makanannya dengan baik.

  • KURANGI JAJAN
Camilan, Kudapan, atau Snack yang biasa di makan oleh anak di antara jam jam makan nya, harus kita kurangi, karna jika kita terlalu sering memberikan makanan ringan di antara jam makan anak, maka pada saat jam makannya, anak akan merasa masih kenyang, dan itu menyebabkan nafsu makan anak berkurang

  • MENYIAPKAN MAKANAN BERSAMA ANAK 

http://paudmandiriku.blogspot.com/2016/05/resep-agar-anak-suka-makan.htmlMengajak anak untuk memilih bahan makanan, menentukan menu, memasak, hingga menyiapkan makanan di meja makan, adalah suatu pengalaman yang menarik dan mendidik bagi si kecil, biarkan anak untuk membantu memotong kangkung dan mencucinya saat akan menumis, atau minta anak mengoleskan keju di atas roti tawar, menyiapkan piring dan sendok di meja makan, biasanya anak suka dengan hasil kreasinya sendiri, menikmati hasil karya sendiri akan membuatnya bangga.

  • SAJIKAN MAKANAN DENGAN TAMPILAN MENARIK
http://paudmandiriku.blogspot.com/2016/05/resep-agar-anak-suka-makan.htmlTelur Mata Sapi yang dihiasi saos dan kecap yang di gambar dengan bentuk yang lucu, akan membuat anak tertarik untuk menikmatinya, tuangkan kreatifitas anda se menarik mungkin, siapkan piring, sendok, dan gelas yang bergambar tokoh idola anak, itu juga akan membangkitkan rasa ingin makan mereka.





  • MENU MAKANAN BERFARIASI 

Menu makan yang bervariasi juga sangat baik untuk membantu kecukupan gizi anak. Tubuh membutuhkan berbagai macam vitamin dan mineral setiap harinya. Karena tidak ada satupun makanan yang memiliki semua kandungan nutrisi secara lengkap, maka kita harus menerapkan menu makan yang sehat dan seimbang. Oleh karenanya, sebaiknya Anda menyajikan menu yang telah diatur sedemikian rupa sehingga anak mendapatkan semua kandungan gizi yang dibutuhkannya.
  • MAKAN BERSAMA 
Jika Makan sendiri, kita kadang terasa bosan, begitu juga anak anak, Makan bersama keluarga, dengan suasana yang akrab dan nyaman, ini akan menambah kenikmatan sebuah munu makanan yang di hidangkan, Ajak anak untuk ikut serta makan, jika anak tidak ingin makan, suruh dia tetap duduk di depan anda hingga acara makan selesai.
 
  • PORSI KECIL 
Jangan memberikan makanan kepada anak dalam jumlah porsi yang besar, karna anak akan merasa kenyang lebih dulu jika melihat makanan dalam jumlah yang banyak. Berikan makanan dalam jumlah yang sedikit saja dulu, berikan pujian kepadanya jika makanan sudah habis, dan tanya apakah ingin nambah atau tidak, jika ingin, berikan lagi makanannya.

  • SUASANA MENYENANGKAN
Anda bisa melakukan percakapan mengenai apa yang anak makan. Misalnya anak sedang makan sup sayuran, tanyakan macam warna dan bentuk yang ada dalam sup di mangkoknya. Jika sup anak berisi wortel, sosis, potongan ayam, pasta, jagung, kacang polong dan kentang tanyakan juga ada berapa jenis sayuran yang ada dalam sup yang dimakannya. Beritahu anak kandungan gizi makanan yang disantapnya dan manfaat yang anak dapat dengan memakan makannya, misalnya anak akan cepat tinggi, cepat besar dan lebih kuat.
Sebaliknya, orang tua jangan menciptakan suasana yang MENEGANGKAN  saat anak makan. Memang ada kalanya orang tua menjadi terpancing emosi dan memarahi anak yang tidak mau makan. Kontrol emosi Anda karena kondisi yang seperti itu justru membuat anak menjadi semakin tidak menyukai waktu makan. Pada akhirnya, anak akan semakin malas untuk makan. 
  • MAKAN DENGAN BAIK 
Orang tua adalah contoh bagi anak-anaknya. Oleh karena itu, sebaiknya orang tua hanya makan di tempat yang sudah disediakan yakni ruang makan. Selain itu, orang tua sebaiknya menerapkan pola makan yang sehat di keluarga (terutama untuk si kecil sejak dini) misalnya dengan banyak memakan sayuran dan buah-buahan.  
  • SABAR
Ada kalanya hari ini anak mau memakan makanan yang Anda sajikan, tapi beberapa hari berikutnya anak menolaknya. Dibutuhkan kesabaran dari orang tua dalam memberikan makanan ke anak karena setiap anak memiliki karakter yang berbeda.
Jangan pernah memaksa anak untuk makan jika ia tidak lapar dengan tetap menyendoki makanan ke mulutnya walaupun anak meronta-ronta menolak untuk makan. Hal ini untuk menghindari bahaya tersedak dan muntah pada anak. Selain itu, cara seperti itu dapat membuat anak ketakutan, trauma dan frustasi pada saat jamnya makan.

http://paudmandiriku.blogspot.com/2016/05/resep-agar-anak-suka-makan.html





Demikian Resep Agar Anak Suka Makan, semoga apa yang saya uraikan di atas bisa menjadi solusi bagi anda dalam menghadapi anak yang susah untuk menyantap makanan nya. Terima Kasih
Semoga bermanfaat!


Baca >>


Inilah Logo PAUD tersebut, Logo tersebut berwarna biru, dan kadang berwarna kuning, bergambar orang tua sedang menuntun dua anak. Namun tahukah bapak dan Ibu makna yang terkandung di dalam logo tersebut. Berikut penjelasan nya.

1. GAMBAR SEGI LIMA

Lambang lima sila (pancasila) sebagai landasan dasar sikap dan peranan keluarga dalam pendidikan dan pemberian gizi dan pemeliharaan kesehatan anak serta penanaman sikap moral bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. ORANG TUA MENUNTUN ANAK

Lambang Dwi Fungsi Tunggal orang tua yang mengayomi anak dengan memberi kebebasan, namun tetap dalam tuntunan orang Tua .

3. DUA ANAK

Lambang kemitrasejajaran anak laki-laki dan anak perempuan memperoleh asuhan tumbuh kembang yang optimal dan mandiri kelak .

4. BULAT DI PERUT
Lambang peran orang tua turut menentukan masa depan anak sedini mungkin Sejak dalam kandungan.

5. TIGA BUKU

Artinya ;

Ø Melambangkan aspek keimanan, moral dan emosional anak
Ø Melambangkan unsur: kesehatan, Gizi, pendidikan sebagai unsur yang tidak terpisahkan dalam menentukan kualitas anak.
Ø Melambangkan usia anak intelegasi, pertumbuhan dan perkembangan anak dalam periode iritis: 0-1 tahun, 2-3 tahun, dan 4-6 tahun.

itulah arti yang terkandung di dalam logo tersebut, semoga para pendidik, masyarakat, dan kita semua bisa menjalankan Visi dan Misi Paud yakni menjadikan semua anak didik menjadi anak bangsa yang SEHAT (lahir dan Batin ), CERDAS ( berpikir dan bertindak ) serta CERIA ( saat mereka belajar dan dalam kehidupan sehari-hari.


Baca >>

Orang tua seharusnya memahami bahwa merekalah sebagai penanggung jawab utama dalam pendidikan putra-putrinya. Dan secara umum, berhasil tidaknya pendidikan seorang anak biasanya dihubungkan dengan perkembangan pribadi orang tuanya dan baik tidaknya hubungan, komunikasi dan role model dalam keluarga.

Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak-anak bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak-anak terbukti memberikan banyak dampak positif bagi anak-anak dan pada perkembangnya anak-anak tersebut banyak yang mencapai kesuksesan tatkala mereka menginjak usia dewasa dan terjun kedalam dunia sosial yang sebenarnya.


Di kota-kota besar dengan menjamurnya sekolah-sekolah internasional ataupun nasional plus, banyak orang tua berpandangan bahwa apabila mereka mengirimkan putra-putrinya ke sekolah yang bergengsi atau sekolah favorit, mereka tidak perlu berurusan lagi tentang pendidikan anaknya. Mereka berpendapat, tugas mereka adalah membayar uang sekolah, urusan pendidikan urusan sekolah.

Juga ada pandangan umum bahwa apabila anak mereka sudah menginjak remaja, orang tua tidak perlu mengawasi terlalu dalam tentang pendidikan putra-putrinya, semua diserahkan kepada sekolah. Kecenderungan ini dapat dilihat apabila ada pertemuan orang tua, seminar oang tua, maupun performance anak-anak, orang tua yang anaknya masih kecil biasanya lebih menyempatkan waktu untuk hadir, daripada mereka yang mempunyai anak remaja. Pandangan yang salah ini harus segera dibenahi karena akan membawa dampak yang sangat negatif kepada anak.

Orangtua yang sibuk dengan pekerjaan sering melakukan upaya untuk menemukan cara untuk terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka, terutama di sekolah-sekolah mereka. Bukti menunjukkan bahwa memiliki orang tua terlibat di sekolah dasar (SD) akan menuai efek positif yang akan berlangsung seumur hidup anak. Jadi tidak hanya peran guru dan lingkungan yang penting tetapi peran orang tua juga memegang peranan yang sangat penting dalam prestasi belajar anak.
 
Pendidikan yang kaya tercipta secara optimal melalui kolaborasi dari orang tua dan guru, sehingga tercipta harmoni yang sempurna antara rumah dan sekolah. Ini merupakan suatu proses yang dapat membantu anak-anak untuk mengenal diri mereka sendiri dan komunitas di mana mereka berada. Hal ini memampukan mereka untuk dapat membuat keputusan yang bebas tetapi bertanggung jawab dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya.

Ayah, bunda mari sempatkan waktu membantu anak kita belajar demi masa depan mereka, karena Pendidikan dan Agama adalah warisan paling berharga untuk mereka.
Baca >>