Translate

Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar. Tampilkan semua postingan
mendidik-anak-di-bulan-ramadhan
Ramadan adalah bulan penuh berkah, waktu yang sangat tepat untuk mendidik anak, karna dalam satu bulan ini, waktu kita untuk fokus dalam melaksanakan ibadah. serta mengenalkan ibadah kepada buah hati kita tersayang.
Harapannya setelah sebulan menjalankan pendidikan dan latihan menahan hawa nafsu, latihan itu akan terus berbekas di bulan-bulan berikutnya. namun bukan berarti selain Ramadan tidak tepat.


Kita bisa mulai memperkenalkan anak yang masih belia untuk latihan berpuasa. Karna puasa adalah ibadah yang tak ringan, sehingga sejak dini anak harus mulai dikenalkan.
Untuk anak-anak yang masih berusia tujuh tahunan, mereka tak harus menjalankan puasa sampai magrib, karena masih belum wajib bagi mereka. Kita bisa membuat jadwal berpuasa dengan waktu yang lebih singkat. dan disa'at puasa ini kita pun bisa mengajarkan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan agar puasa dapat pahala, 
 mendidik-anak-di-bulan-ramadhan
Pada bulan Ramadhan ini kita pun harus memperkenalkan beberapa amalan sunah kepada anak, seperti menjalankan salat tarawaih, bertadarus al-Quran, beriktikaf di masjid dan lain-lain. Kita hendaknya memperkenalkan ibadah ibadah tersebut dengan cara memberi contoh langsung, seperti mengajak anak tadarus Al Qur'an bersama,
Manakala orang tua bisa memberi contoh, anak akan mengikuti apa yang dicontohkan orang tuanya. Sebaliknya jika orang tua hanya bisa menyuruh tanpa mempraktikkanya, maka anak pun akan membangkang.

Di Bulan ini pula waktu yang tepat untuk melatih anak berempati dan memiliki jiwa kedermawanan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengajak anak mengunjungi kerabat atau tetangga dekat yang masih kekurangan dengan memberikan sesuatu, misalnya membawa makanan untuk berbuka puasa.
Selain itu, kita juga bisa mengajak anak untuk berkunjung ke panti asuhan sambil memberikan pemahaman betapa beruntungnya anak-anak yang masih memiliki orang tua, karena masih banyak anak-anak lain yang hidup tanpa bersanding dengan orang tua kandungnya. 
 mendidik-anak-di-bulan-ramadhan
Dengan begitu pendidikan akan bermakna dan meresap di dalam memori anak, dan semoga bisa menjadi karakter yang akan terus mereka terapkan dalam kehidupan di masa yang kan datang.
Baca >>
''Pa, Puasa itu makan bareng bareng yaa''
itu yang di ucapkan Alifach anak saya waktu puasa tahun lalu, karna setiap berbuka dan sahur, kami sekeluarga membiasakan melakukannya bersama sama, dan anak ku saat itu berumur 3 tahun, selalu saya ajak untuk mengikuti setiap kegiatan yang saya lakukan di bulan ramadhan,

Lucu pikir saya, dari kata kata anak saya itulah timbul keinginan untuk mengajak anak saya itu berpuasa. menurut saya sih agar nanti jika pada waktunya nanti, anak saya sudah mengerti puasa yang sesungguhnya....

Memang sih, mengajarkan sesuatu yang belum biasa dilakukan, akan terasa lebih sulit, tapi harapan saya besar kemungkinan akan terbiasa,....
berikut cara saya mengajak anak saya untuk latihan berpuasa

1. Persiapan Mental

 Beri tahukan terlebih dahulu, apa puasa itu, seperti apa hukumnya, apa pahalanya, tentu dengan bahasa yang gampang di mengerti oleh anak anak yaaa,,,, atau bisa juga dengan cara menceritakan kisah kisah sahabat nabi atau Nabi Muhammad yang taat berpuasa.

2. Mengajarkan Niat

Beritahukan bahwa Ibadah itu harus dengan niat yang benaaar, niat dalam hati kalau kita akan berpuasa sebulan penuh di bulan ramadhan, bukan karna apa apa. tapi karna mengharap ridlo dari Alloh SWT. atau bisa juga dengan mengajarkan lafal niat puasa.

3. Libatkan anak dalam kegiatan rutin bulan Ramadhan

Ajak anak anda dalam setiap kegiatan anda di bulan Ramadhan, seperti Sahur, Berbuka, Tadarus Al qur'an, Tarawih, dan kegiatan lainnya, sehingga anak akan merasa akrab dengan kegiatan ibadah bulan Ramadhan. dan itu juga akan menanamkan rasa rindu untuk bertemu lagi dengan bulan Ramadhan berikutnya.

4. Ajarkan Secara Bertahap

Pertama tama, ajarkan anak berpuasa semampu dia menahan lapar, jangan memaksakan, Kita bisa mengajak anak berpuasa hingga batas kemampuan nya menahan rasa laparnya, umpama jika sampai jam 10 sudah tidak kuat, biarkan mereka makan, tidak apa, karna ini tahapan belajar, setelah itu suruh menyambung puasanya hingga waktu berbuka yang sebenarnya. tingkatkan setiap satu jam untuk tiap harinya, dan apabila mampu menahan, coba alihkan rasa lapar anak dengan kegiatan yang menyenangkan bagi anak, seperti membaca cerita, bermain, atau membantu ibu menyiapkan hidangan berbuka puasa.
 

5. Beri Semangat

Banyak cara untuk memberikan semangat agar anak kuat melaksanakan puasa, seperti menyiapkan menu favorit anak untuk berbuka puasa, menjanjikan hadiah sepesial jika sampai satu bulan penuh,   jangan menjanjikan makanan atau mengatakan ntentang makanan kepada anak saat berpuasa, karna itu akan menggugah selera makan mereka,. beri semangat dengan ucapan juga bisa di lakukan, seperti '' harus kuat sayang, waktu berbukanya tinggal sebentar lagi'' itu akan menghibur anak untuk sejenak.

6. SABARRRR SABARRRRR

Sabar, Ikhlas, dan Telaten dalam mengajarkan ilmu akan memberikan suatu hasil yang maksimal, jangan marahi anak ketika dia benar benar tidak tahan, terus beri semangat dan dorongan, kesabaran kita akan mengajarkan bahwa berpuasa itu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi mereka,,,,,,,



Itu tadi cara saya dalam mengajarkan Puasa kepada anak saya, semoga apa yang saya ajarkan itu bisa berhasil kepada buah hati anda, atau anda punya cara lain, tuliskan pengalaman anda di kolom komentar, agar kita bisa saling bertukar pikiran, 

selamat mencoba, semoga berkah Amiiin
Baca >>
Tidak sedikit orang tua yang mengeluh tentang buah hatinya yang sangat enggan, bahkan cenderung malas untuk belajar, dan kita sebagai orang tua tentu khawatir dengan tertinggalnya anak dalam pelajaran nya, bahkan kita tidak mau anak kita menjadi bodoh,


Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan oleh kita sebagai orang tua untuk memotivasi agar anak kita sangat gemar untuk belajar, dan berikut ini adalah cara yang biasa saya terapkan kepada anak.

1. Menemani Anak Belajar

Tentu suatu hal yang sangat menyenangkan jika mengerjakan sesuatu ditemani orang yang sangat kita sayangi, begitu pula anak kita, akan sangat merasa senang jika waktu belajarnya di temani oleh ibu atau ayahnya, Tanyakan kepada anak apa yang kira kira kurang di fahami, tuntunlah ia agar menanyakan hal yang tidak di mengerti, Kita juga bisa bermain Peran sebagai guru dan murid, Kita menjadi guru dan anak kita sebagai muridnya, atau sebaliknya, anak kita sebagai guru dan kita berperan sebagai murid. Mewarnai gambar bersama sama anak, membimbing anak mengerjakan PR, dapat memberikan semangat dan dorongan kepada anak kita untuk selalu belajar. 
 

 2. Jangan Menyuruh Anak Untuk Belajar

Kalimat perintah adalah suatu hal yang sangat tidak menyenangkan,apalagi jika di ucapkan dengan nada yang tinggi, jangan memerintah anak untuk belajar, tapi AJAK LAH ANAK UNTUK BELAJAR, karna mengajak lebih enak di telinga, kita bisa ucapkan, "Belajar Yuk" atau bisa dengan pertanyaan, "Enaknya kita belajar apa yaa?" otomatis anak kita akan merasa kalau belajar adalah sesuatu yang sangat menyenangkan sekali.

3. Tanyakan Hal Tentang Sekolahnya
"Tadi di sekolah belajar apa nak?". "Gurunya yang Ngajar adek tadi siapa?". "Teman kamu sukanya belajar apa?" dan masih banyak lagi pertanyaan yang merujuk anak untuk menceritakan hal hal yang terjadi di sekolah. ini kesempatan kita untuk mengajak anak mengulas kembali pelajaran yang telah di ajarkan guru di sekolah, dan mengingatkan kepada anak untuk menyiapkan pelajaran yang akan di ajarkan esok hari.
 
4.  Sisipkan Permainan dalam Belajar

Anak akan cepat bosan dalam waktu yang tidak lama, sekitar 10 atau 15 menit, rasa bosan itu akan muncul dalam diri anak, untuk mengatasi rasa bosan tersebut, kita bisa mengajak anak untuk bermain yang masih berhubungan dengan tema pelajaran yang sedang di ajarkan, Misalkan anak sedang belajar membaca, kita bisa menyisipkan permainan Jari ABC dengan menyebutkan nama hewan atau Buah buahan. lalu kita lanjutkan lagi belajarnya.

5. Berikan Penghargaan terhadap Trestasi Anak 

Jika orang dewasa bekerja untuk mendapatkan pernghargaan berupa gaji, hal ini merupakan motivasi yang baik untuk siapa saja, itupula yang terjadi dengan anak-anak. Tidak ada salahnya memberikan reward atau penghargaan terhadap setiap prestasi yang telah didapatkan oleh anak, dengan demikian anak akan merasa terpacu untuk melakukan hal yang lebih baik dan lebih baik lagi. Penghargaan yang diberikan tidak harus berupa hadiah atau barang-barang yang diinginkan anak. Sebuah pujian juga akan membuat anak merasa dihargai. Untuk itu, berikan pujian setiap kali anak berhasil melakukan sesuatu dengan baik.


 
Nah Itu tadi CARA AGAR ANAK SEMANGAT BELAJAR Semangat anak dalam belajar tentu akan berpengaruh terhadap hasil dan prestasi yang dicapainya.
semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.
Baca >>